Rhoma For President?

Sebuah pandangan seorang ABG labil terhadap pencalonan Rhoma Irama menjadi presiden…

Rhoma Irama mau jadi presiden?
Bukan mau sok kritis, tapi nurani ini terusik ketika mendengar isu pencalonan Rhoma menjadi presiden dalam Pemilu 2014 mendatang.
Gimana ceritanya raja dangdut *okelah, kita sebut seniman* yang notabene gak belum punya pengalaman politik mau jadi seorang presiden?

Masih anget tai ayam di benak kita waktu Bang Haji bikin kontroversi berbau SARA beberapa waktu lalu. Menurut ane nih, klo Bang Haji sampe ngomong kayak gitu berarti Bang Haji belum bisa memahami kondisi Indonesia yang multi-ras dan multi-etnis ini. Gimana mau jadi pemimpin sementara apa yang dipimpinnya itu belum sepenuhnya dia ngertiin?

http://portaldetik.blogspot.com/

Katanya sih, Bang Haji yang seniman itu bukan niat mencalonkan diri, tapi didorong sejumlah ulama dan kyai. Nah, dari sini mulai keliatan “aktor” yang sebenernya. Atas alasan kemerosotan moral, Bang Haji didorong buat nyapres. Emang klo Indonesia dipimpin orang yang “ngalim” bakalan serta merta ngerubah kondisi sosial? Jangankan kyai, ustad, or whatever, Rasulullah aja masih banyak yang ngebantah.

Seperti yang kita tau, politik itu bagaikan temen yang jadi selingkuhan, gak jelas mana yang bener, temen apa selingkuhan?
Okelah, “mereka” punya nama dengan embel embel kyai atau ustad, tapi bukankah mereke juga manusia yang masih doyan duit? Mereka bisa berteriak “Kami akan meningkatkan akhlak masyarakat Indonesia!” of course, pake acara janji janji palsu yang sebenernya full of shits. Tapi siapa yang tau isi hati mereka? Wallahua’lam…

Pas ane nulis sampah ini, follower akun @rhoma2014 udah nyampe 339. Berarti sekian hari ini, respon terhadap pencalonan Rhoma belum masuk kategori “WOW”, apakah ini tandanya masyarakat kurang simpatik?

Kemarin ane baca sebuah artikel, mbuh neng ndi, ane lupa. Isinya berupa dukungan Ridho Rhoma terhadap ayahnya yang mau nyapres. Dukungan itu dilandasi dari kepemimpinan Bang Haji terhadap grup Soneta selama bertahun tahun, juga dari kemampuan memimpin rumah tangga yang katanya bisa dikategorikan kepemimpinan yang hebat. Plis deh, apa dengan memimpin sebuah orkes bisa dikatakan layak jadi presiden? Yang punya latar belakang politik aja belum tentu bisa…

At last, ane menghargai tindakan Bang Haji, doi juga termasuk WNI yang punya hak buat jadi capres. Tapi menurut ane, cukup jadi raja dangdut aja, gak usah buru buru jadi presiden.

IT’S PROUD TO BE WONOGIREN!

PS: Ini cuma opini pribadi, klo ada yang gak sependapat sama ane, tolong hargai pendapat ane ๐Ÿ™‚

Advertisements

9 responses to “Rhoma For President?

  1. “Orang macam begini, mau jadi Presiden???” , enggak ngaca dicermin!”. Bisa hancur negara Indonesia yg dipimpin oleh org munafik dan tdk menghargai kerukunan beragama.” Orang lain lebih baik milih: TUKUL ARWANA (Presiden), SOIMAH (Wakil Presiden). Biar katanya tambah gila & hancuurrr…..hi..hi..hi..ngawuurr

  2. Samasa muda, SETAN LENDIR tdk tamat sekolah SMA nya, boro2 sampai tamat Universitas jenjang S1???. Lihat saja pernyataan2nya semua bertolak belakang pd acara MATA NAJWA di Metro TV. Terlihat sekali wawasan & cara berpikirrya sangatlah: Bodoh/tolol/dungu !” dalam menyikapi kemajemukan Indonesia. Fanatik thd agamanya keterlaluan, anti thd Etnis & agama tertentu (AHOK), bisa hancur kerukunan beragama, Pancasila, NKRI dibuatnya.” Otak pikirannya CABUL/MESUM hanya tertuju pd POLIGAMI & BANYAKIN GUNDIK /SELIR, boro2 dia mau mikirin rakyat kecil yg menderita kalau dia jadi Presiden???”. Pilihlah orang yg tepat seperti: “JOKOWI” (Pemimpin penuh kesederhanaan/merakyat ,tdk korup, rendah hati, menolong orang kecil tanpa pamri (memanusiakan manusia), tdk ribut masalah gaji bulanan krn gajinya buat orang2 miskin dan ia tdk pernah mau menerimanya, bekerja tulus & ikhlas untuk kemajuan rakyat/bangsa/negaranya dan tdk memperkaya diri.” Bandingkan dg SBY???”, bergaya seperti Raja, kerjanya hanya pencitraan saja.” Hasilnya NOL & KORUP).

  3. Rd.H.Rhoma Irama mempunyaipandangan yang visioneris…!masalah teknis ? serahkan kpd ahlinya ! Rhoma pasti bisa, justru yang rasialis, mereka yang berteriak rasialis,..dan mereka diskriminatif …tatanan ekonomi yang dompeng ; YG KAYA MKIN KAYA YG KISMIN MAKIN KISMIN….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s