New Route has been Discovered!

Pertama kali ngepost pake koneksi internet di kampus.
Oke, ane bukan mau nyampah tentang koneksi internet. Tapi tentang perjalanan ane kemaren dari Banjarnegara ke Solo via Grabag, Magelang.
Ane kasih judul post ini dengan kalimat New Route has been Discovered soale ane emang baru pertama kali lewat Grabag.

kopeng
Ane tau rute ini dari om ane yang kapan hari ke Wonogiri lewat jalur ini juga. Selain itu, temen ane yang sesama maba UNS dari Banjarnegara juga sering lewat sini. Yaudah, jadi keracunan deh buat jajal jajal track baru πŸ˜€
Sebenernya jalur ini udah lama ada *yaiyalah* , ane aja yang gak pernah nyobain. Nih ane kasih sedikit deskripsi umum mengenai jalur Grabag-Kopeng-Salatiga.

Jalan sepanjang Grabag didominasi jalan aspal mulus yang cukup lengang. Soale ini sebenernya jalan desa, bukan jalan utama antar kota. Lebar jalan sekitar 3 meter. Ane sendiri rata-rata lari 70 km/jam di jalan ini. Kecepatan segitu udah lumayan lah menurut ane buat jalan ke luar kota.
Buat yang belum tau arah ke Grabag, sehabis pertigaan pasar Secang ambil kearah Semarang. Kira-kira 1 km abis pertigaan pasar Secang, ada plang penunjuk jalan ke Grabag. Ikuti aja.
Ikuti jalan sampe ketemu pasar, trus ambil ke kiri menuju kearah Semarang. Nah, gak terlalu jauh dari situ ada persimpangan. Ada juga penunjuk jalannya, ningo udah lecek bin uelik plangnya, berkarat dan lumuten terlihat nggilani dan gak dirawat.

Klo mata sampeyan jeli dan gak picek, sampeyan bisa liat penunjuk jalan menuju Kopeng. Ambil deh tuh jalur. Klo dari pasar Grabag tadi ambil kanan.

Di daerah Kopeng, ada beberapa tanjakan sama turunan, pake tikungan juga. Maklum, ini jalan gunung. Ada juga tikungan double U mirip kayak yang di Tokyo Drift πŸ˜€

Yang udah pernah ke Dieng via Karangkobar, Banjarnegara pasti gak asing sama jalan kayak gini, soalnya emang mirip dab.. Suasananya juga mirip Dieng, hawane adem dan dihiasi perkebunan di sepanjang jalan.

Jalan disini biar kata jalan gunung tapi tetep asik dab.. Cuma, ada beberapa jalan yang agak berlubang.
Di beberapa tikungan sempet ane tergoda buat cornering, tapi begitu ane inget ane belum terlalu paham jalur sini ya godaan itu ane buang jauh-jauh.

kopeng2

Lepas dari Kopeng, kita sampe di Simpang Kumpulrejo, udah masuk daerah Salatiga, lebih tepatnya di jalur lingkar. Dari sini ane ngelanjutin ke Boyolali trus ke Solo.

Kesimpulan yang ane dapat, lewat jalur Grabag-Kopeng lebih enak karena gak lewat Banyubiru. Walaupun enggak terlalu banyak mengurangi waktu tempuh seenggaknya kita bisa lebih santai karena lewat jalan yang lebih sepi.
Coba bandingin klo lewat Banyubiru. Harus lewat jalan raya Magelang-Ambarawa, dimana manusia-manusia berompi hijau setia menunggu. Nginjek marka dikit kena deh.. Soalnya di daerah situ emang gak boleh nyalip. Padahal yang lewat situ truk-truk muatan gede. Otomatis kita harus sabar riding pelan sambil diasapi knalpot truk/bus. Iyuuwh..
Apalagi klo pas di Banyubiru. Terakhir ane lewat sana kondisi jalannya rusak. Tau deh sekarang udah dibenerin apa belum.

Mau pilih jalur yang mana?

IT’S PROUD TO BE WONOGIREN!

Advertisements

4 responses to “New Route has been Discovered!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s